MIMIKA, Seputarpapua.com | Program Sa Antar Ko di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika sangat bermanfaat untuk pasien yang merupakan pasien Orang Asli Papua (OAP).
Direktur RSUD Mimika, dr Antonius Pasullu mengatakan, sejak dimulai pada 17 Juli 2025 lalu, program ini sudah melayani 461 pasien OAP yang menjalani rawat inap di RSUD Mimika.
Program “Sa Antar Ko” ini merupakan terobosan layanan kesehatan yang dibuat oleh dr Anton sesuai dengan arahan pimpinan daerah ini benar-benar dirasakan langsung oleh pasien dan keluarga pasien.
“Sampai sekarang ini setidaknya sudah 461 pasien yang rasakan program ini, dan mereka akui sangat terbantu sekali,” kata dr Anton di kantornya, Jumat (12/9/2025).
Keseluruhan yang memanfaatkan program ini palingan banyak dari Suku Kamoro, Amungme kemudian disusul suku Papua lain. Berdasarkan klasifikasi usia, pasien dewasa 52 persen dan anak-anak 48 persen.
Seluruh pasien yang memanfaatkan program ini tersebar di hampir seluruh distrik di wilayah kota sampai ke pinggiran seperti Poumako, SP 12 dan SP13.
Sejauh ini belum ada kendala dihadapi dalam pelaksanaan program “Sa Antar Ko”, ini baik dari pihak RSUD maupun penyedia jasa transportasi online.
“Cuma pas jaringan down kemarin itu sedikit kendala jadi kita infokan ke penyedia jasa itu satu hari sebelum,” katanya.
Dokter spesialis THT itu mengungkap bahwa masyarakat mengaku senang dan sangat terbantu dengan layanan ini, karena tidak hanya gratis, tetapi juga pasien dan keluarga diantar dengan aman sampai di rumahnya.
“Pasien mereka sangat terbantu dan mereka harap ini bisa jalan terus,” ungkapnya.